Senin, 23 Maret 2015

SERBASERBI GREEN TEA MCI

pasak bumi

Jika awalnya sempat melegenda hanya untuk kepentingan urusan keperkasaan pria di tempat tidur, tetapi belakangan ini sudah merambah kepada kepentingan pengobatan kanker rahim serta penundaan proses penuaan yang merupakan momok menakutkan bagi kaum hawa diseluruh dunia.

Penelitian ilmiah terhadap tumbuhan pasak bumi (eurycoma longifolia) belakangan ini memiliki spektrum baru dalam membantu peningkatan kualitas kesehatan manusia.

Jika awalnya sempat melegenda hanya untuk kepentingan urusan keperkasaan pria di tempat tidur, tetapi belakangan ini sudah merambah kepada kepentingan pengobatan kanker rahim serta penundaan proses penuaan yang merupakan momok menakutkan bagi kaum hawa diseluruh dunia.

Tumbuhan liar yang banyak ditemukan di hutan pulau Kalimantan itu, kini sudah memasuki babak baru yang tidak hanya dikembangkan oleh industri pharmasi tetapi juga bagian dari jenis makanan dan minuman yang diolah secara massal namun tetap mengandalkan fungsi utamanya untuk kepentingan pemulihan vitalitas tubuh.

Melalui  seminar tentang kanker payudara yang dilaksanakan sebuah rumah sakit di Indonesia beberapa waktu lalu, menyingkap bahwa hasil penelitian ilmiah di sejumlah negara seperti Indonesia, Malaysia, Jepang dan Amerika Serikat menyimpulkan bahwa ramuan pasak bumi tidak sekedar diperuntukan untuk urusan seksual membantu kejantanan pria, tetapi juga bermanfaat untuk mengobati kanker payudara yang belakangan ini menjadi ancaman kematian bagi kaum hawa.

Sejak ratusan tahun lalu, pasak bumi(green tea) bagi penduduk yang tinggal di Kalimantan diyakini mampu meningkatkan vitalitas pria tetapi kemudian dalam satu dasawarsa terakhir khasiat pasak bumi ternyata juga cukup ampuh untuk menjadi obat antimalaria serta obat mencegah serangan kanker.

Senyawa kuasinoid dan alkaloid yang terkandung dalam pasak bumi terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker,  delapan alkaloid ditemukan dalam akar pasak bumi atau oleh masyarakat yang tinggal di semenanjung Melayu menyebut tongkat ali dengan salah satu fungsinya sebagai antikanker payudara.
pasak bumi juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi para penderita HIV.

Dari hasil temuan ilmiah itu, pedagang yang menjual produk dasar dari akar pasak bumi tersebut makin kreatif membuat aneka ragam kemasan, dari menjual bentuk aslinya berupa akar yang dipotong-potong-potong kasar hingga berbentuk produk siap saji dalam bentuk serbuk, kapsul dan gelas minum yang terbuat dari akar pasak bumi.(green tea)

Dengan ciri tumbuh tegak, batang pohon pasak bumi ditemukan hampir menebar di seluruh lantai hutan pulau Kalimantan, termasuk di dataran tinggi Negara Bagian Sabah dan Sarawak di Malaysia Timur.

Hingga kini tidak diketahui siapa penemu pertama tumbuhan berkhasiat tinggi itu, kecuali sebuah catatan yang pernah ditulis rombongan ekspedisi Muller-Sachwanir ketika melakukan perjalanan darat dari Balikpapan menuju Pontianak sekitar 112 tahun silam.

Jika mencermati batangnya, pohon pasak bumi tidak jauh berbeda dengan tumbuhan lain yang sama-sama memiliki batang alot. Namun yang membedakannya adalah kekuatan akar yang menancap dalam perut bumi jauh lebih panjang dibanding tinggi batangnya sehingga cukup menyulitkan untuk dicabut begitu saja seperti kebiasaan mencabut pohon singkong.

Untuk ukuran pohon sebesar pergelangan tangan misalnya, jika tidak mengetahui tekniknya maka dua atau tiga pria dewasa tidak mungkin mampu mencabut akar pasak bumi. Penduduk setempat biasanya mencabut pasak bumi sampai ke akar-akarnya adalah dengan cara membalik badan sambil menarik menggunakan kekuatan punggung.

Tumbuhan pasak bumi yang memiliki khasiat terbaiknya berada dibagian akarnya dan bukan batangnya, karena akar mengandung brusin dan strichnin yang berfungsi menambah vitalitas sekaligus memiliki korelasi untuk merangsang libido.

Tumbuhan afrodisiaka seperti pasak bumi tersebut, mengandung senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa lain yang secara pharmatologi dapat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf pusat atau sirkulasi darah tepi, karena itulah ramuan pasak bumi jauh lebih mujarab serta tidak memiliki efek samping dibanding obat kimia
green tea
green teawww.tivananospray.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar